Wednesday, May 4, 2011

sebutir anggur hijau



sore hari yang cerah ceria bagi dua saudara kakak beradik, mia dan firza. adalah waktu yang selalu dimanfaatkan kedua saudara itu untuk mengintip warung "bude", karena biasanya kalau sore bude rajin latihan nyanyi keroncong, dan di rumahnya hanya tinggal mba pipit yang cacat mental. 

mungkin sudah terlalu panjang catatan hutang ibu pada pedagang itu, hingga mereka tak lagi berwajah untuk sekedar membeli atau berhutang, biasanya sih baru di depan pintu saja sudah diusir, padahal ada kalanya juga mereka membawa uang kontan untuk membeli cabai atau apa saja.

"fir, mba pipit yang jaga, kayanya bude ngga ada deh. sana lo yang ngomong, minta kue sama es teh, laper gw". firza menganggukkan kepala,meski sedikit bengal tapi dia selalu takut pada kakaknya. tak lama kemudian firza datang menggenggam dua buah kue berlapis selai mocca beserta dua batang es lilin. bisa dibilang merupakan satu hal yang paling menggembirakan jika mereka sukses ngutang atas nama ibu.

setelah mereka asyik mengunyah habis makanannya, mia si kakak, bersandar manja di tiang listrik, di bawahnya banyak sekali gundukan hitam sisa pembuangan limbah rumah tangga.

"fir", mia memanggil adiknya, "liat nih, apaan nih ya? kok oval gini, kenyal lagi", firza menjawab "ga tau deh, jorok lo, itu kan dari comberan", "ah biarin aja, ntr gw bersihin dulu". Mia mengelus-ngelus bulatan tadi dengan baju orangenya, bergambar badut dan balon-balon kecil, simbol keceriaan seorang bocah, haha..ironis.

"eh fir, nih liat deh, warnanya hijau, apaan ya?, coba deh gw gigit", terdengar lagi firza mengomel, "diiiih najis, jorok lo!". "eh fir, enak deh, mau ga lo? beneran enak, nih lo cobain aja sendiri", saking penasarannya si firza pun memakannya, lalu mereka berbelah bulatan kecil tadi. "wuuuiih bener, enak, coba lo cari lagi!" tandas firza. "belagu lo, tadi ga mau, ya udah nih pake kayu, lo korek-korek aja lagi, kali aja dapet".


----------
luar biasa, cermat sekali Tuhan menyempurnakan cerita kehidupan anak manusia.
tahukah anda apa yang mereka makan? sebutir anggur hijau.


selamat apa saja!